BADAN KEUANGAN DAERAH
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan
BADAN KEUANGAN DAERAH
Pasal 43

(1)    Badan Keuangan Daerah mempunyai tugas melaksanakan Urusan Pemerintahan fungsi penunjang Urusan Pemerintahan

        bidang pengelolaan keuangan dan aset yang menjadi kewenangan daerah.

(2)    Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Badan Keuangan Daerah menyelenggarakan fungsi:

        a.   Perumusan kebijakan teknis bidang pengelolaan keuangan dan aset daerah;

        b.   Koordinasi pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja daerah;

        c.   Koordinasi pengelolaan kas daerah;

        d.   Koordinasi pembukuan anggaran (akuntansi) pengeluaran kas daerah;

        e.   Koordinasi pelaksanaan pemungutan pajak dan retribusi daerah;

        f.    Koordinasi pengembangan pendapatan pajak retribusi dan lainnya; dan

       g.    Pengelolaan kesekretariatan.

(3)  Susun Organisasi Badan Keuangan Daerah terdiri atas:

      a.    Sekretariat;

      b.    Bidang Anggaran;

      c.    Bidang Perbendaharaan;

      d.    Bidang Akuntasi dan Pertanggung Jawaban;

      e.    Bidang Pendapatan Pajak Daerah;

      f.     Bidang Pendapatan Retribusi, Pertimbangan dan Lainnya;

      g.    Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah;

      h.   Unit Pelaksana Teknis; dan

       i.   Kelompok Jabatan Fungsional.

(4)   Sekretariat terdiri atas:

       a.    Sub Bagian Pengembangan dan Pengelolaan Teknologi Informasi;

       b.   Sub Bagian Perencanaan Keuangan dan Aset; dan

       c.    Sub Bagian Umum Kepegawaian.

(5)   Bidang Anggaran terdiri atas:

       a.   Sub Bidang Anggaran Perekonomian dan Keuangan;

       b.   Sub Bidang Anggaran Pemerintahan, Sosial, dan Budaya; dan

       c.   Sub Bidang Anggaran Infrastruktur, Prasarana, dan Lingkungan Hidup.

(6)    Bidang Perbendaharaan terdiri atas:

        a.  Sub Bidang Perbendaharaan Perekonomian dan Keuangan;

        b.  Sub Bidang Perbendaharaan Pemerintahan, Sosial, dan Budaya; dan

        c.  Sub Bidang Perbendaharaan Infrastruktur, Prasarana, dan Lingkungan Hidup.

(7)    Bidang Akuntansi dan Pertanggungjawaban terdiri atas:

        a.  Sub Bidang Akuntansi dan Pertanggungjawaban Perekonomian dan Keuangan;

        b.  Sub Bidang Akuntansi dan Pertanggungjawaban Pemerintahan, Sosial, dan Budaya; dan

        c.  Sub Bidang Akuntansi dan Pertanggungjawaban Infrastruktur, Prasarana, dan Lingkungan Hidup.

(8)    Bidang Pendapatan  Pajak Daerah terdiri atas:

        a.  Sub Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pajak Daerah;

        b.  Sub Bidang Pajak Daerah; dan

        c.  Sub Bidang Supervisi dan Monitoring Pengelolaan Pajak Daerah.

(9)    Bidang Pendapatan Retribusi Daerah dan Pendapatan Lainnya terdiri atas:

        a.  Sub Bidang Perencanaan dan Pengembangan Retribusi, Perimbangan dan Lainnya;

        b.  Sub Bidang Retribusi Daerah dan Pendapatan Lainnya; dan

        c.  Sub Bidang Perimbangan Keuangan Daerah.

(10)  Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah terdiri atas:

        a.  Sub Bidang Perencanaan Kebutuhan Daerah;

        b.  Sub Bidang Distribusi, Penggunaan, dan Pemanfaatan Barang Milik Daerah; dan

        c.  Sub Bidang Pemindahtanganan, Pemusnahan, Penghapusan Barang Milik Daerah.

(11)  Bagan struktur organisasi Badan Keuangan Daerah sebagaimana tercantum dalam Lampiran XL yang merupakan

        bagian tidak terpisahkan dari peraturan Gubernur ini.